Berawal dari....
persiapan kelahiran anak kedua, disaat itu saya dihadapkan dengan pilihan yang sangat sulit, dimana harus memilih tetap bekerja demi mementingkan ego sebagai wanita yang ingin mengejar karir ATAU berhenti bekerja demi menjaga anak-anak yang semakin lama nantinya pertumbuhan mereka perlu perhatian extra...
Berbagai pertimbangan waktu itu, yang menjadi alasan memantapkan hati adalah ingin mengoptimalkan waktu bersama anak-anak dirumah, dimana harus tertuntut oleh waktu disaat jam kerja demi tugas dan tanggung jawab sebagai karyawan, meminta ijin untuk mendapatkan cuti disaat anak sedang sakit, ijin disaat anak ada acara sekolah, ijin disaat orang tua sedang sakit dan tidak bisa urus anak yang kita titipkan, ijin disaat ada keperluan, dan sebagainya..., entah berapa banyak lagi kalimat ijin yang harus di sampaikan!!!
Keputusan yang harus saya ambil....
persiapan kelahiran anak kedua, disaat itu saya dihadapkan dengan pilihan yang sangat sulit, dimana harus memilih tetap bekerja demi mementingkan ego sebagai wanita yang ingin mengejar karir ATAU berhenti bekerja demi menjaga anak-anak yang semakin lama nantinya pertumbuhan mereka perlu perhatian extra...
Berbagai pertimbangan waktu itu, yang menjadi alasan memantapkan hati adalah ingin mengoptimalkan waktu bersama anak-anak dirumah, dimana harus tertuntut oleh waktu disaat jam kerja demi tugas dan tanggung jawab sebagai karyawan, meminta ijin untuk mendapatkan cuti disaat anak sedang sakit, ijin disaat anak ada acara sekolah, ijin disaat orang tua sedang sakit dan tidak bisa urus anak yang kita titipkan, ijin disaat ada keperluan, dan sebagainya..., entah berapa banyak lagi kalimat ijin yang harus di sampaikan!!!
Keputusan yang harus saya ambil....
Resign...., demi anak-anak saya rela tinggalkan pekerjaan saya yang sudah dijalankan selama 13 tahun.. Pertengahan tahun di bulan Juni 2012 lahir anak perempuan kami yang kedua, setiap detik, setiap menit, setiap jam, setiap bulan tak terasa bahwa sudah 6 bulan aku tidak melakukan apa-apa, dan sudah 6 bulan juga saya tidak menerima transferan gaji kantor lagi.. SEDIH kah ?? pasti sedih yaa, yang biasanya bisa membeli dari ATM sendiri, sekarang harus menunggu ATM nya suami.. walau sang suami tidak pernah melarang untuk belanja keinginan pribadi TAPI kalau sudah punya anak pasti pengen nya beli keperluan anak, apalagi kalau liat yang lucu-lucu urusan emak nya mah langsung lewat deh..
Bergabung dengan Oriflame....
Sampai akhirnya saya bertemu dengan seseorang via gadget (BBM) yang sama sekali tidak saya kenal, dari status nya "BANGGA BEKERJA DIRUMAH" ada rasa penasaran dan ingin tahu apa yang dikerjakan nya, akhirnya saya mulai contact chat duluan dengan nya, mencari peluang usaha yang bisa saya kerjakan dari rumah tentunya, ternyata adalah Oriflame produk yang sudah kenal sejak masih masa sekolah dulu..., rasa penasaran membuat saya tertarik untuk mencoba nya walau rasa KETIDAKBISAAN sudah melekat alias ZONA AMAN... JOIN Oriflame membuat saya bisa mewujudkan impian saya dengan bekerja dari rumah dan saya bisa menghasilkan 4-7juta/bulan dan tetap mengasuh anak saya tanpa terlewatkan masa tumbuh kembang mereka..
Bergabung dengan Oriflame....
Sampai akhirnya saya bertemu dengan seseorang via gadget (BBM) yang sama sekali tidak saya kenal, dari status nya "BANGGA BEKERJA DIRUMAH" ada rasa penasaran dan ingin tahu apa yang dikerjakan nya, akhirnya saya mulai contact chat duluan dengan nya, mencari peluang usaha yang bisa saya kerjakan dari rumah tentunya, ternyata adalah Oriflame produk yang sudah kenal sejak masih masa sekolah dulu..., rasa penasaran membuat saya tertarik untuk mencoba nya walau rasa KETIDAKBISAAN sudah melekat alias ZONA AMAN... JOIN Oriflame membuat saya bisa mewujudkan impian saya dengan bekerja dari rumah dan saya bisa menghasilkan 4-7juta/bulan dan tetap mengasuh anak saya tanpa terlewatkan masa tumbuh kembang mereka..